Tahiyat Awal dan Akhir Nu: Panduan Lengkap Tata Cara, Keutamaan, dan Kesalahan Umum

Tahiyat awal dan akhir nu – Dalam rangkaian ibadah salat, terdapat dua gerakan yang tak kalah penting untuk dikerjakan dengan benar, yakni tahiyat awal dan tahiyat akhir. Kedua gerakan ini menjadi penanda dimulainya dan diakhirinya salat, serta memiliki keutamaan yang besar.

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang tahiyat awal dan akhir nu, mulai dari pengertian, tata cara pengerjaan, keutamaan, hingga kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan. Dengan memahami hal ini, diharapkan kekhusyukan dan kualitas salat kita dapat meningkat.

Pengertian Tahiyat Awal dan Akhir: Tahiyat Awal Dan Akhir Nu

Tahiyat awal dan akhir nu

Tahiyat awal dan akhir merupakan salah satu bagian penting dalam salat. Keduanya memiliki makna dan tujuan yang berbeda, namun sama-sama berperan dalam menyempurnakan ibadah.

Tahiyat Awal

Tahiyat awal diucapkan setelah rakaat pertama dan kedua dalam salat wajib maupun sunah. Ucapan ini berfungsi sebagai salam pembuka kepada Allah SWT dan penghormatan kepada Rasulullah SAW. Bacaan tahiyat awal adalah:

  • At-tahiyyatu lillahi was-shalawatu wat-tayyibatu, as-salamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh, as-salamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahis-shalihin, asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.

Tahiyat Akhir

Tahiyat akhir diucapkan setelah rakaat terakhir dalam salat. Ucapan ini berfungsi sebagai salam penutup dan doa kepada Allah SWT. Bacaan tahiyat akhir adalah:

  • At-tahiyyatu lillahi was-shalawatu wat-tayyibatu, as-salamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh, as-salamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahis-shalihin, asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, wa barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, fil ‘alamin innaka hamidun majid.

Perbedaan Tahiyat Awal dan Akhir, Tahiyat awal dan akhir nu

Berikut adalah perbedaan antara tahiyat awal dan akhir:

  • Waktu diucapkan:Tahiyat awal diucapkan setelah rakaat pertama dan kedua, sedangkan tahiyat akhir diucapkan setelah rakaat terakhir.
  • Fungsi:Tahiyat awal berfungsi sebagai salam pembuka, sedangkan tahiyat akhir berfungsi sebagai salam penutup dan doa.
  • Bacaan:Bacaan tahiyat awal lebih pendek daripada tahiyat akhir, dan terdapat tambahan doa di tahiyat akhir.

Tahiyat Awal dan Akhir: Gerakan dan Bacaan

Tahiyat awal dan akhir nu

Tahiyat awal dan akhir merupakan bagian penting dari salat. Kedua tahiyat ini memiliki gerakan dan bacaan yang berbeda. Berikut penjelasan lengkapnya:

Tahiyat Awal

Tahiyat awal dilakukan pada rakaat pertama dan kedua setelah membaca surat Al-Fatihah. Gerakannya sebagai berikut:

  • Duduk di antara dua sujud.
  • Meletakkan tangan kanan di atas paha kanan dan tangan kiri di atas paha kiri.
  • Mengangkat jari telunjuk tangan kanan sambil mengucapkan ” At-tahiyyatu lillahi wasshalawatuth-thayyibat“.
  • Menutup jari telunjuk dengan ibu jari saat mengucapkan ” Wassalamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu“.
  • Mengangkat jari telunjuk lagi saat mengucapkan ” Wassalamu ‘alaina wa’ala ‘ibadillahis-shalihin“.
  • Membaca doa tahiyat hingga selesai.

Tahiyat Akhir

Tahiyat akhir dilakukan pada rakaat terakhir sebelum salam. Gerakannya sebagai berikut:

  • Duduk di antara dua sujud.
  • Meletakkan tangan kanan di atas paha kanan dan tangan kiri di atas paha kiri.
  • Mengangkat kedua jari telunjuk sambil mengucapkan ” At-tahiyyatu lillahi wasshalawatuth-thayyibat“.
  • Menutup jari telunjuk dengan ibu jari saat mengucapkan ” Assalamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu“.
  • Mengangkat jari telunjuk lagi saat mengucapkan ” Wassalamu ‘alaina wa’ala ‘ibadillahis-shalihin“.
  • Membaca doa tahiyat hingga selesai.

Perbedaan Tahiyat Awal dan Akhir, Tahiyat awal dan akhir nu

Gerakan Tahiyat Awal Tahiyat Akhir
Posisi jari Jari telunjuk kanan diangkat, ibu jari menutup jari telunjuk Kedua jari telunjuk diangkat, ibu jari menutup jari telunjuk
Bacaan Wassalamu ‘alaina wa’ala ‘ibadillahis-shalihin Assalamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu

Keutamaan Mengerjakan Tahiyat Awal dan Akhir

Pre closing greeting slideshare

Tahiyat awal dan akhir adalah dua sunah muakadah dalam salat yang memiliki banyak keutamaan. Berikut adalah beberapa manfaat dan keutamaannya:

Meningkatkan Kekhusyukan Salat

Mengerjakan tahiyat awal dan akhir membantu mempersiapkan hati dan pikiran untuk salat. Dengan membaca kalimat-kalimat suci, kita dapat menenangkan pikiran dan memusatkan perhatian pada ibadah yang akan dikerjakan.

Mendapat Pahala yang Berlipat

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengerjakan tahiyat awal dan akhir dengan sempurna, maka ia akan mendapat pahala seperti pahala haji dan umrah.” (HR. Tirmidzi)

Menghapus Dosa-Dosa Kecil

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengerjakan tahiyat awal dan akhir dengan sempurna, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. Ahmad)

Menjaga Malaikat di Sekitar Kita

Mengerjakan tahiyat awal dan akhir membuat malaikat tetap berada di sekitar kita hingga selesai salat. Mereka akan mendoakan kita dan menyampaikan salam kita kepada Allah SWT.

Memperoleh Keberkahan dari Malaikat

Ketika kita membaca tahiyat awal dan akhir, malaikat akan berkata, “Semoga Allah merahmatimu.” Kalimat ini akan membawa keberkahan dan rahmat Allah SWT kepada kita.

Hukum Meninggalkan Tahiyat Awal dan Akhir

Greetings

Tahiyat awal dan akhir adalah bagian penting dari ibadah salat. Namun, dalam situasi tertentu, seseorang diperbolehkan untuk meninggalkannya.

Kondisi Meninggalkan Tahiyat Awal

  • Shalat jenazah
  • Shalat sunah rawatib
  • Shalat sunah yang dilakukan setelah salat wajib

Konsekuensi Meninggalkan Tahiyat Awal

Meninggalkan tahiyat awal secara sengaja dapat membatalkan salat. Namun, jika ditinggalkan karena lupa atau ketidaktahuan, salat tetap sah.

Pandangan Ulama tentang Meninggalkan Tahiyat Awal

Ulama berbeda pendapat mengenai hukum meninggalkan tahiyat awal. Ada yang berpendapat makruh, ada yang membolehkan, dan ada yang membatalkan salat.

Kondisi Meninggalkan Tahiyat Akhir

  • Shalat sunah rawatib
  • Shalat sunah yang dilakukan setelah salat wajib
  • Shalat yang dilakukan dalam keadaan terburu-buru

Konsekuensi Meninggalkan Tahiyat Akhir

Meninggalkan tahiyat akhir secara sengaja tidak membatalkan salat. Namun, dianjurkan untuk mengerjakannya karena merupakan bagian dari kesempurnaan salat.

Pandangan Ulama tentang Meninggalkan Tahiyat Akhir

Ulama sepakat bahwa meninggalkan tahiyat akhir tidak membatalkan salat. Namun, mereka berbeda pendapat mengenai hukum mengerjakannya.

Kesalahan Umum dalam Mengerjakan Tahiyat Awal dan Akhir

Accessible busin shortly soon

Tahiyat awal dan akhir merupakan bagian penting dalam salat yang memiliki tata cara tertentu. Namun, tidak jarang ditemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan saat mengerjakannya. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi beserta tips untuk menghindarinya.

Tidak Mengucapkan Salam dengan Benar

  • Kesalahan:Mengucapkan salam dengan terlalu cepat atau terburu-buru.
  • Tips:Ucapkan salam dengan jelas dan perlahan, memastikan setiap suku kata diucapkan dengan benar.

Duduk dengan Posisi Salah

  • Kesalahan:Duduk dengan kaki terentang lebar atau terlalu rapat.
  • Tips:Duduklah dengan posisi yang sopan, dengan kedua kaki rapat dan sejajar.

Tidak Menghadap Kiblat

  • Kesalahan:Menghadap ke arah yang salah saat duduk tahiyat akhir.
  • Tips:Pastikan menghadap ke arah kiblat, yaitu Ka’bah di Mekah.

Melakukan Gerakan Berlebihan

  • Kesalahan:Terlalu banyak bergerak atau menggoyangkan badan saat duduk tahiyat.
  • Tips:Duduklah dengan tenang dan khusyuk, hindari gerakan yang tidak perlu.

Tidak Berzikir dengan Benar

  • Kesalahan:Melupakan atau salah mengucapkan zikir yang dianjurkan.
  • Tips:Hafalkan zikir yang benar dan bacalah dengan jelas.

Penutupan

Emails

Mengerjakan tahiyat awal dan akhir nu dengan benar tidak hanya akan menyempurnakan ibadah salat, tetapi juga membawa banyak manfaat dan keutamaan. Dengan memahaminya dengan baik, kita dapat menghindari kesalahan umum yang sering terjadi dan meningkatkan kualitas salat kita.

Leave a Comment