Tarawih Minimal Berapa Rakaat, Begini Penjelasannya

Tarawih minimal berapa rakaat – Jelang bulan suci Ramadan, ibadah tarawih menjadi salah satu ibadah yang sangat dinantikan umat Islam. Ibadah yang dilakukan pada malam hari selama bulan Ramadan ini memiliki keutamaan yang besar. Nah, sebelum menunaikannya, penting untuk mengetahui jumlah rakaat tarawih yang benar agar ibadah kita sah dan diterima.

Jumlah rakaat tarawih ternyata berbeda-beda menurut mazhab yang dianut. Penasaran berapa jumlah rakaat tarawih minimal? Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Tarawih: Tarawih Minimal Berapa Rakaat

Tarawih minimal berapa rakaat

Tarawih adalah ibadah sholat sunnah yang dikerjakan pada bulan Ramadan, khususnya setelah sholat Isya. Istilah “tarawih” berasal dari bahasa Arab yang berarti “istirahat”. Ibadah ini dilakukan dengan cara mengerjakan sholat sunnah sebanyak 20 rakaat yang dikerjakan dalam 8 salam, atau bisa juga 11 rakaat yang dikerjakan dalam 4 salam.

Ibadah tarawih pertama kali dilakukan oleh Rasulullah SAW pada bulan Ramadan tahun kedua hijriah. Rasulullah SAW mengerjakan sholat sunnah sebanyak 8 rakaat pada malam pertama bulan Ramadan. Pada malam-malam berikutnya, beliau menambah jumlah rakaat sholat sunnahnya menjadi 20 rakaat.

Perbedaan Tarawih dan Sholat Wajib

  • Waktu Pelaksanaan:Tarawih dikerjakan pada bulan Ramadan setelah sholat Isya, sedangkan sholat wajib dikerjakan pada waktu-waktu tertentu yang telah ditentukan.
  • Jumlah Rakaat:Tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat atau 11 rakaat, sedangkan sholat wajib memiliki jumlah rakaat yang berbeda-beda, mulai dari 2 rakaat hingga 4 rakaat.
  • Hukum:Tarawih adalah ibadah sunnah, sedangkan sholat wajib adalah ibadah wajib yang harus dikerjakan.

Jumlah Rakaat Tarawih

Tarawih minimal berapa rakaat

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Jumlah rakaat Tarawih sendiri berbeda-beda menurut mazhab yang dianut.

Menurut Mazhab Hanafi

Mazhab Hanafi berpendapat bahwa jumlah rakaat Tarawih adalah 8 rakaat, dikerjakan dalam 4 salam.

Menurut Mazhab Maliki, Tarawih minimal berapa rakaat

Mazhab Maliki menetapkan jumlah rakaat Tarawih sebanyak 20 rakaat, dikerjakan dalam 10 salam.

Menurut Mazhab Syafi’i

Mazhab Syafi’i menetapkan jumlah rakaat Tarawih sebanyak 20 rakaat, dikerjakan dalam 8 salam.

Menurut Mazhab Hanbali

Mazhab Hanbali menetapkan jumlah rakaat Tarawih sebanyak 36 rakaat, dikerjakan dalam 18 salam.

Waktu Pelaksanaan Tarawih

Tarawih minimal berapa rakaat

Tarawih merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Waktu pelaksanaannya telah menjadi perbincangan di kalangan umat Islam.

Pendapat Ulama

Para ulama memiliki pendapat berbeda mengenai waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat tarawih. Berikut adalah dua pendapat utama:

  • Setelah Sholat Isya:Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan tarawih setelah sholat isya.
  • Setelah Sholat Witir:Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Abu Daud, yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan tarawih setelah sholat witir.

Kedua pendapat ini sama-sama kuat, sehingga umat Islam dapat memilih waktu pelaksanaan tarawih yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

Tata Cara Sholat Tarawih

Tarawih minimal berapa rakaat

Menjelang bulan Ramadan, umat Muslim bersiap untuk melaksanakan ibadah tarawih. Sholat sunah ini memiliki keutamaan besar dan dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan suci.

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Jumlah rakaat sholat tarawih minimal adalah 8 rakaat, ditambah 3 rakaat witir. Namun, sebagian ulama berpendapat bahwa jumlah rakaat yang lebih utama adalah 20 rakaat.

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata cara sholat tarawih adalah sebagai berikut:

  1. Niat sholat tarawih, yaitu: “Usholli sunnatan tarowiha rak’ataini lillahi ta’ala” (Aku niat sholat sunah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala).
  2. Takbiratul ihram, yaitu mengucapkan ” Allahu Akbar“.
  3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya.
  4. Rukuk.
  5. I’tidal.
  6. Sujud.
  7. Duduk di antara dua sujud.
  8. Sujud kedua.
  9. Tasyahud akhir.
  10. Salam.

Doa Setelah Sholat Tarawih

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku).

Keutamaan Sholat Tarawih

Ibadah sholat tarawih merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Sholat ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat yang luar biasa, baik di dunia maupun di akhirat.

Salah satu keutamaan sholat tarawih adalah untuk meraih ampunan dosa. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang sholat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Manfaat Sholat Tarawih

  • Menghapus dosa-dosa kecil.
  • Meningkatkan pahala dan derajat di sisi Allah.
  • Menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  • Melatih kesabaran dan keikhlasan dalam beribadah.
  • Mempererat tali silaturahmi sesama umat Muslim.

Suasana sholat tarawih berjamaah sangatlah khusyuk dan penuh dengan keberkahan. Umat Muslim berbondong-bondong memadati masjid untuk melaksanakan ibadah ini bersama-sama. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh imam semakin menambah kekhusyukan sholat tarawih.

Marilah kita memperbanyak ibadah sholat tarawih selama bulan Ramadan ini. Semoga kita dapat meraih keutamaan dan manfaat yang luar biasa dari ibadah ini.

Kesimpulan Akhir

Demikian penjelasan mengenai jumlah rakaat tarawih minimal menurut berbagai mazhab. Semoga ibadah tarawih kita diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua.

Leave a Comment