Arti Tarawih Menurut Bahasa: Istirahat dan Penyegaran Spiritual

Arti tarawih menurut bahasa adalah – Tarawih, ibadah sunnah yang sangat dinantikan saat bulan Ramadan, memiliki makna mendalam yang tersimpan dalam setiap gerakan dan bacaannya. Yuk, kita telusuri arti tarawih menurut bahasa dan selami makna spiritualnya yang luar biasa!

Kata “tarawih” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti “istirahat” atau “penyegaran”. Hal ini menggambarkan hakikat ibadah tarawih yang menjadi momen untuk beristirahat sejenak dari kesibukan dan menyegarkan kembali jiwa raga kita.

Arti Tarawih Secara Etimologis: Arti Tarawih Menurut Bahasa Adalah

Tarawih adalah ibadah salat sunnah yang dilakukan pada bulan Ramadan. Kata “tarawih” berasal dari bahasa Arab yang berarti “istirahat”.

Arti Kata “Tarawih” dalam Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab, kata “tarawih” terdiri dari dua kata dasar, yaitu:

  • Ta (ت):Berarti “membagi”
  • Rawihah (رويحة):Berarti “istirahat”

Jadi, secara etimologis, tarawih berarti “salat yang dibagi-bagi dengan istirahat”.

Contoh Penggunaan Kata “Tarawih” dalam Konteks Kalimat

Berikut ini contoh penggunaan kata “tarawih” dalam konteks kalimat:

  • “Saya akan melaksanakan salat tarawih di masjid setelah Isya.”
  • “Jumlah rakaat salat tarawih biasanya 8 atau 20 rakaat.”
  • “Tarawih adalah ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan selama bulan Ramadan.”

Tabel Arti Kata “Tarawih” dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia

Bahasa Arab Bahasa Indonesia
Tarawih Istirahat

Makna Tarawih dalam Konteks Ibadah

Ibadah tarawih merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Tarawih berasal dari kata “taraha” yang artinya istirahat. Ibadah ini dilakukan dengan cara melaksanakan salat malam dengan jumlah rakaat yang cukup banyak, yaitu 20 rakaat atau lebih.

Tujuan Utama Ibadah Tarawih

Tujuan utama ibadah tarawih adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, tarawih juga dapat menjadi sarana untuk mengintrospeksi diri, memohon ampunan, dan meningkatkan ketakwaan.

Jumlah Rakaat dalam Ibadah Tarawih

Jumlah rakaat dalam ibadah tarawih biasanya 20 rakaat atau lebih. Namun, jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang tersedia. Tarawih biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid, tetapi juga dapat dilakukan secara individu di rumah.

“Barangsiapa yang mendirikan shalat tarawih karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Waktu Pelaksanaan Tarawih

Tarah meaning

Ibadah tarawih dilaksanakan pada bulan Ramadan, khususnya pada malam hari setelah salat Isya. Waktu pelaksanaan tarawih umumnya berkisar antara pukul 20.00 hingga 23.00 waktu setempat.

Waktu pelaksanaan tarawih dapat berbeda-beda di awal dan akhir bulan Ramadan. Pada awal bulan, tarawih biasanya dilaksanakan lebih awal, sekitar pukul 20.00-21.00. Sementara itu, pada akhir bulan Ramadan, tarawih dilaksanakan lebih lambat, sekitar pukul 21.00-22.00.

Perbedaan waktu pelaksanaan tarawih pada awal dan akhir bulan Ramadan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Jumlah rakaat yang dilaksanakan. Pada awal bulan Ramadan, jumlah rakaat tarawih biasanya lebih sedikit, sekitar 8-10 rakaat. Sedangkan pada akhir bulan Ramadan, jumlah rakaat tarawih bisa mencapai 20 rakaat atau lebih.
  • Durasi salat tarawih. Durasi salat tarawih pada awal bulan Ramadan biasanya lebih singkat, sekitar 15-20 menit. Sedangkan pada akhir bulan Ramadan, durasi salat tarawih bisa mencapai 30-45 menit atau lebih.

Tata Cara Melaksanakan Tarawih

Taraweeh tasbih

Tarawih merupakan ibadah salat sunnah yang dilakukan secara berjamaah pada malam-malam bulan Ramadan. Tata cara pelaksanaannya memiliki beberapa ketentuan khusus yang perlu dipahami.

Jumlah Rakaat

  • Menurut pendapat yang lebih kuat, tarawih terdiri dari 20 rakaat.
  • Setiap dua rakaat diselingi dengan satu salam.

Niat Tarawih

Ushalli sunnatan tarawihi ma’al imam lillahi ta’ala.(Aku niat salat sunnah tarawih bersama imam karena Allah ta’ala.)

Waktu Pelaksanaan

  • Setelah salat Isya hingga menjelang waktu salat Subuh.
  • Waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir.

Perbedaan Tata Cara Imam dan Makmum

Tata cara tarawih untuk imam dan makmum memiliki beberapa perbedaan:

Imam

  • Membaca surah yang panjang pada rakaat pertama dan kedua.
  • Membaca surah yang lebih pendek pada rakaat selanjutnya.
  • Membaca qunut pada rakaat terakhir.

Makmum

  • Mengikuti bacaan imam.
  • Membaca surah atau ayat sendiri jika imam membaca surah yang panjang.
  • Mengaminkan doa qunut.

Keutamaan dan Hikmah Tarawih

Arti tarawih menurut bahasa adalah

Ibadah tarawih merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Tarawih memiliki banyak keutamaan dan hikmah bagi umat Islam. Berikut penjelasannya:

Keutamaan Tarawih

  • Menghapus dosa-dosa kecil.
  • Meningkatkan pahala dan derajat di sisi Allah SWT.
  • Menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Melatih kesabaran dan keikhlasan.

Hikmah Tarawih, Arti tarawih menurut bahasa adalah

Selain keutamaan, tarawih juga memiliki hikmah atau manfaat spiritual, antara lain:

Meningkatkan Ketaqwaan

Melaksanakan tarawih secara rutin dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Pasalnya, ibadah ini dilakukan pada malam hari yang merupakan waktu yang sangat baik untuk beribadah.

Melatih Kedisiplinan

Tarawih mengajarkan kedisiplinan dalam beribadah. Ibadah ini dilakukan setiap malam selama bulan Ramadan, sehingga membutuhkan komitmen dan konsistensi dari pelakunya.

Mempererat Ukhuwah

Tarawih biasanya dilakukan secara berjamaah. Hal ini dapat mempererat ukhuwah atau persaudaraan sesama umat Islam. Selain itu, tarawih juga menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi.

Pemungkas

Arti tarawih menurut bahasa adalah

Dengan memahami arti tarawih secara bahasa, kita dapat menghayati lebih dalam esensi ibadah ini. Tarawih bukan sekadar ritual, tetapi sebuah kesempatan emas untuk beristirahat, merefleksikan diri, dan mempererat hubungan kita dengan Sang Pencipta. Semoga kita dapat memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk memaksimalkan ibadah tarawih dan memperoleh keberkahan yang melimpah.

Leave a Comment