Panduan Lengkap Rukun Shalat Idul Fitri

Rukun shalat idul fitri – Menyambut Hari Kemenangan, umat Muslim melaksanakan Shalat Idul Fitri yang memiliki rukun-rukun tertentu. Penting bagi kita untuk memahami dan mengamalkannya dengan baik agar ibadah kita sah dan diterima oleh Allah SWT.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas tentang rukun Shalat Idul Fitri, mulai dari pengertian, tata cara pelaksanaannya, hingga hal-hal yang membatalkannya. Selain itu, kita juga akan membahas hikmah dan manfaat dari melaksanakan rukun-rukun ini.

Pengertian Rukun Shalat Idul Fitri

Fitr eid 1437h auditorium prayer

Shalat Idul Fitri merupakan ibadah wajib yang dilaksanakan oleh umat Islam setelah melaksanakan puasa Ramadan selama sebulan penuh. Shalat Idul Fitri memiliki beberapa rukun yang wajib dipenuhi agar sah, yaitu:

Niat

Niat merupakan syarat sah shalat, termasuk shalat Idul Fitri. Niat diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram dengan lafaz, “Ushalli sunnatal ‘Idi fithri rak’ataini lillahi ta’ala.” Artinya, “Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram merupakan ucapan “Allahu Akbar” yang diucapkan saat memulai shalat. Takbiratul ihram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar telinga, kemudian dirapatkan di depan dada.

Qiyam

Qiyam merupakan berdiri tegak dengan posisi badan lurus dan tidak condong ke depan atau ke belakang. Qiyam dilakukan pada setiap rakaat, kecuali pada rakaat kedua yang diawali dengan duduk tasyahud awal.

Rukuk

Rukuk merupakan membungkukkan badan hingga punggung lurus dan sejajar dengan kepala. Rukuk dilakukan dengan meletakkan kedua tangan di atas lutut.

I’tidal

I’tidal merupakan berdiri tegak setelah rukuk. I’tidal dilakukan dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar bahu, kemudian dirapatkan di depan dada.

Sujud

Sujud merupakan meletakkan dahi, hidung, kedua tangan, lutut, dan ujung kaki ke tanah. Sujud dilakukan sebanyak dua kali pada setiap rakaat.

Duduk Tasyahud

Duduk tasyahud merupakan duduk dengan posisi kaki kiri ditekuk dan kaki kanan ditegakkan. Duduk tasyahud dilakukan pada setiap rakaat, yaitu setelah sujud kedua pada rakaat pertama dan setelah sujud terakhir pada rakaat kedua.

Salam

Salam merupakan ucapan “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” yang diucapkan saat mengakhiri shalat. Salam diucapkan dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.

Tata Cara Melaksanakan Rukun Shalat Idul Fitri

Muslims masjid adha mosque jama prayers

Sholat Idul Fitri merupakan ibadah wajib yang dilaksanakan pada pagi hari setelah umat Islam menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Sholat ini memiliki beberapa rukun yang harus dikerjakan agar sah. Berikut ini adalah tata cara melaksanakan rukun sholat Idul Fitri:

Rukun Shalat Idul Fitri

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Surat Al Fatihah
  4. Ruku’
  5. I’tidal
  6. Sujud
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud kedua
  9. Duduk setelah sujud kedua
  10. Tasyahud akhir
  11. Salam

Penjelasan Rukun

Niat

Niat sholat Idul Fitri diucapkan dalam hati sebelum memulai sholat.

Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram diucapkan dengan mengangkat kedua tangan ke telinga dan membaca “Allahu Akbar”.

Membaca Surat Al Fatihah

Surat Al Fatihah dibaca setelah takbiratul ihram.

Ruku’

Ruku’ dilakukan dengan membungkukkan badan hingga kedua tangan menyentuh lutut.

I’tidal

I’tidal dilakukan dengan berdiri tegak setelah ruku’.

Sujud

Sujud dilakukan dengan menempelkan dahi, hidung, kedua tangan, lutut, dan ujung kaki ke tanah.

Duduk di antara Dua Sujud

Duduk di antara dua sujud dilakukan dengan duduk di atas tumit kiri dan meletakkan telapak kaki kanan di atas kaki kiri.

Sujud Kedua

Sujud kedua dilakukan dengan cara yang sama seperti sujud pertama.

Duduk setelah Sujud Kedua

Duduk setelah sujud kedua dilakukan dengan duduk di atas kaki kiri dan meletakkan telapak kaki kanan di atas paha kiri.

Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir dibaca setelah duduk setelah sujud kedua.

Salam

Salam dilakukan dengan mengucapkan “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.

Hikmah dan Manfaat Melaksanakan Rukun Shalat Idul Fitri

Eid fitr pray mani madhi praying

Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah penting yang dirayakan umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan. Selain menjadi bentuk syukur atas nikmat Allah SWT, melaksanakan rukun shalat Idul Fitri juga memiliki banyak hikmah dan manfaat.

Meningkatkan Kualitas Ibadah

Melaksanakan rukun shalat Idul Fitri dapat meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT. Shalat Idul Fitri mengajarkan kita untuk disiplin dan taat dalam beribadah. Selain itu, shalat Idul Fitri juga dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Mempererat Silaturahmi

Shalat Idul Fitri juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar sesama umat Islam. Setelah shalat, biasanya umat Islam akan saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan. Hal ini dapat memperkuat hubungan persaudaraan dan menghilangkan rasa dendam di antara umat Islam.

Mengajarkan Kesabaran dan Keikhlasan

Shalat Idul Fitri mengajarkan kita untuk bersabar dan ikhlas. Menunaikan shalat Idul Fitri biasanya dilakukan pada pagi hari dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dapat melatih kesabaran dan keikhlasan kita dalam beribadah.

Menambah Pahala

Melaksanakan rukun shalat Idul Fitri juga dapat menambah pahala kita. Pahala yang didapat dari shalat Idul Fitri sangat besar, bahkan setara dengan pahala berpuasa selama setahun.

Hal-hal yang Membatalkan Rukun Shalat Idul Fitri

Rukun shalat idul fitri

Rukun shalat Idul Fitri sangat penting untuk diperhatikan agar ibadah kita sah. Berikut adalah hal-hal yang dapat membatalkan rukun shalat Idul Fitri:

Berbicara

Berbicara dengan sengaja selama shalat akan membatalkan rukun shalat, karena dianggap memutuskan komunikasi dengan Allah SWT.

Bergerak Berlebihan

Gerakan berlebihan yang tidak termasuk dalam rangkaian shalat, seperti menggaruk-garuk kepala atau mengibaskan tangan, dapat membatalkan rukun shalat.

Makan dan Minum

Makan atau minum apapun selama shalat akan membatalkan rukun shalat, karena dianggap memutuskan konsentrasi dan fokus pada ibadah.

Tertawa Terbahak-bahak

Tertawa terbahak-bahak selama shalat dapat membatalkan rukun shalat, karena dianggap tidak menghormati ibadah dan mengalihkan fokus dari Allah SWT.

Mengubah Niat

Mengubah niat shalat Idul Fitri menjadi niat shalat lainnya, seperti shalat Zuhur, akan membatalkan rukun shalat Idul Fitri.

Sunah-sunah dalam Shalat Idul Fitri

Eid fitr prayers

Selain rukun yang wajib dikerjakan, shalat Idul Fitri juga memiliki beberapa sunah yang dianjurkan untuk dilakukan. Sunah-sunah ini memiliki hikmah dan manfaat tersendiri, sehingga sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam.

Sunah-sunah dalam shalat Idul Fitri antara lain:

Berjalan Kaki ke Tempat Shalat

Dianjurkan bagi umat Islam untuk berjalan kaki ke tempat shalat Idul Fitri. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa yang berjalan kaki ke tempat shalat Idul Fitri dan pulang, maka Allah akan menghapus dosanya.”

Berpakaian Terbaik

Sunah juga bagi umat Islam untuk berpakaian terbaik saat melaksanakan shalat Idul Fitri. Hal ini menunjukkan rasa syukur dan penghormatan kepada Allah SWT.

Mandi Sunah

Mandi sunah sebelum shalat Idul Fitri juga dianjurkan. Hal ini untuk membersihkan diri baik secara fisik maupun spiritual, sehingga lebih siap untuk menghadap Allah SWT.

Makan Sebelum Shalat

Dianjurkan untuk makan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Hal ini untuk menjaga stamina dan menghindari rasa lapar selama shalat berlangsung.

Bertakbiran

Takbiran adalah bacaan kalimat “Allahu Akbar” yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat Idul Fitri. Takbiran ini merupakan syiar atau tanda hari raya dan juga sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT.

Membaca Takbiran Ziyadah

Takbiran ziyadah adalah takbiran yang dilakukan setelah shalat Idul Fitri. Takbiran ini dilakukan selama tiga hari setelah Idul Fitri, yaitu pada tanggal 1, 2, dan 3 Syawal.

Penutupan Akhir

Rukun shalat idul fitri

Dengan memahami dan melaksanakan rukun Shalat Idul Fitri dengan benar, kita dapat memaksimalkan ibadah kita dan mempererat hubungan kita dengan Allah SWT. Semoga ibadah kita diterima dan kita semua menjadi hamba-Nya yang bertakwa.

Leave a Comment