Panduan Lengkap Niat Sholat NU: Pengertian, Bacaan, dan Tata Cara

Bagi umat Islam Nahdlatul Ulama (NU), niat sholat menjadi dasar penting dalam menjalankan ibadah. Niat sholat NU memiliki keunikan dan perbedaan dengan mazhab lainnya. Yuk, simak penjelasan lengkap tentang niat sholat NU dalam artikel ini!

Dalam mazhab NU, niat sholat didefinisikan sebagai tekad atau keinginan dalam hati untuk melaksanakan sholat tertentu pada waktu tertentu. Niat ini menjadi syarat sah sholat dan harus diucapkan secara lisan atau dalam hati sebelum memulai sholat.

Niat Sholat NU

Special intention prayer

Niat merupakan syarat sahnya sholat. Menurut mazhab Nahdlatul Ulama (NU), niat sholat adalah keinginan yang kuat di dalam hati untuk melaksanakan sholat tertentu pada waktu tertentu.

Bacaan Niat Sholat Wajib

  • Sholat Subuh: “Ushalli fardhal shubhi rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat fardhu subuh dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Zuhur: “Ushalli fardhal zhuhri rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat fardhu zuhur dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Ashar: “Ushalli fardhal asri rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat fardhu ashar dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Maghrib: “Ushalli fardhal maghribi rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat fardhu maghrib dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Isya: “Ushalli fardhal isya’i rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat fardhu isya dua rakaat karena Allah ta’ala.)

Bacaan Niat Sholat Sunnah

  • Sholat Tahajud: “Ushalli sunnatal tahajudi rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Dhuha: “Ushalli sunnatal dhuha rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala.)
  • Sholat Witir: “Ushalli sunnatal witri rak’ataini lillahi ta’ala.”(Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta’ala.)

Rukun dan Syarat Sholat NU

Niat sholat nu

Sholat merupakan ibadah pokok yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa rukun dan syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan mazhab yang dianut. Nah, bagi kamu yang menganut mazhab Nahdlatul Ulama (NU), berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai rukun dan syarat sholat menurut NU.

Rukun Sholat NU

Rukun sholat adalah perbuatan-perbuatan yang wajib dilakukan dalam sholat dan jika ditinggalkan, maka sholat menjadi tidak sah. Menurut mazhab NU, terdapat 13 rukun sholat, yaitu:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca surat Al-Fatihah
  4. Ruku’
  5. I’tidal
  6. Sujud
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Tasyahud akhir
  9. Salam
  10. Tertib
  11. Menghadap kiblat
  12. Menutup aurat
  13. Waktu

Syarat Sholat NU

Selain rukun, terdapat juga beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sholat menjadi sah. Syarat-syarat tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:

Syarat Wajib

Syarat wajib adalah syarat yang harus dipenuhi sebelum sholat dimulai. Jika salah satu syarat wajib tidak terpenuhi, maka sholat menjadi tidak sah. Syarat wajib sholat NU antara lain:

  • Beragama Islam
  • Berakal sehat
  • Baligh
  • Suci dari hadas besar dan kecil
  • Menutup aurat
  • Waktu sholat
  • Menghadap kiblat

Syarat Sah

Syarat sah adalah syarat yang harus dipenuhi selama sholat berlangsung. Jika salah satu syarat sah tidak terpenuhi, maka sholat menjadi tidak sah. Syarat sah sholat NU antara lain:

  • Niat yang benar
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Ruku’ dan sujud
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Syarat Sunnah

Syarat sunnah adalah syarat yang dianjurkan untuk dipenuhi dalam sholat, namun tidak wajib. Jika syarat sunnah tidak terpenuhi, maka sholat tetap sah. Syarat sunnah sholat NU antara lain:

  • Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca surat pendek setelah Al-Fatihah
  • Membaca doa qunut
  • Membaca tasyahud awal
  • Mengucapkan salam dua kali

Waktu Sholat NU: Niat Sholat Nu

Prayers pio intention beliefs hope specific quotesgram heartfelt padraig

Shalat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap umat Islam. Bagi umat Islam yang bermazhab Nahdlatul Ulama (NU), waktu shalat memiliki ketentuan khusus yang perlu diperhatikan. Berikut penjelasan mengenai waktu shalat menurut mazhab NU.

Waktu Shalat Wajib Lima Waktu, Niat sholat nu

Menurut NU, waktu shalat wajib lima waktu adalah sebagai berikut:

  • Subuh: Dimulai saat fajar shadiq (waktu terbitnya fajar) dan berakhir saat matahari terbit.
  • Dzuhur: Dimulai saat matahari condong ke barat dan berakhir saat bayangan benda dua kali panjang bendanya.
  • Ashar: Dimulai saat bayangan benda lebih panjang dari panjang bendanya dan berakhir saat matahari terbenam.
  • Maghrib: Dimulai saat matahari terbenam dan berakhir saat hilangnya cahaya merah di ufuk barat.
  • Isya: Dimulai saat hilangnya cahaya merah di ufuk barat dan berakhir saat fajar shadiq (waktu terbitnya fajar).

Ketentuan Qadha Sholat

Bagi umat Islam yang tertinggal waktu shalat, maka wajib menggantinya dengan shalat qadha. Waktu untuk melaksanakan shalat qadha adalah:

  • Sholat Subuh: Sebelum terbit matahari.
  • Sholat Dzuhur: Sebelum masuk waktu Ashar.
  • Sholat Ashar: Sebelum terbenam matahari.
  • Sholat Maghrib: Sebelum masuk waktu Isya.
  • Sholat Isya: Sebelum terbit fajar.

Perbedaan Waktu Sholat NU dan Mazhab Lain

Terdapat perbedaan waktu shalat antara NU dan mazhab lainnya, terutama dalam menentukan waktu Dzuhur dan Ashar. Menurut NU, waktu Dzuhur dimulai saat matahari condong ke barat, sedangkan mazhab lainnya memulai saat matahari tepat di atas kepala (istiwa).

Demikian pula dengan waktu Ashar, menurut NU dimulai saat bayangan benda lebih panjang dari panjang bendanya, sedangkan mazhab lainnya memulai saat bayangan benda sama panjang dengan bendanya.

Tempat Sholat NU

Intentions prayer sunday catholic

Dalam mazhab NU, tempat sholat memiliki kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Kriteria ini meliputi kebersihan, kesucian, dan keamanan. Sholat dapat dilakukan di berbagai tempat, seperti masjid, mushola, atau tempat lain yang memenuhi kriteria tersebut.

Tempat Sholat yang Diperbolehkan

  • Masjid: Masjid merupakan tempat sholat yang utama dan paling dianjurkan. Masjid harus bersih, suci, dan aman.
  • Mushola: Mushola adalah tempat sholat yang lebih kecil dari masjid. Mushola juga harus bersih, suci, dan aman.
  • Rumah: Sholat dapat dilakukan di rumah jika tidak memungkinkan untuk sholat di masjid atau mushola.
  • Lapangan: Sholat juga dapat dilakukan di lapangan jika tidak ada tempat sholat yang lebih layak.

Tempat Sholat yang Dilarang

  • Tempat yang najis: Sholat tidak boleh dilakukan di tempat yang najis, seperti toilet atau kamar mandi.
  • Tempat yang berhala: Sholat tidak boleh dilakukan di tempat yang terdapat berhala atau patung.
  • Tempat yang berbahaya: Sholat tidak boleh dilakukan di tempat yang berbahaya, seperti di pinggir jalan atau di dekat api.

Tata Cara Sholat NU

Pope francis

Sebagai pedoman bagi umat Islam Nahdlatul Ulama (NU), tata cara sholat menjadi bagian penting dalam menjalankan ibadah. Berikut penjelasan lengkap mengenai tata cara sholat NU, termasuk hal-hal yang membatalkannya dan doa-doa yang dibaca selama sholat.

Syarat dan Rukun Sholat

Sebelum melaksanakan sholat, terdapat beberapa syarat dan rukun yang harus dipenuhi. Syarat sholat meliputi:

  • Islam
  • Baligh (dewasa)
  • Berakal sehat
  • Suci dari hadas besar dan kecil
  • Menghadap kiblat

Adapun rukun sholat terdiri dari:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca surat Al-Fatihah
  4. Rukuk
  5. I’tidal
  6. Sujud
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Tasyahud akhir
  9. Salam

Hal-hal yang Membatalkan Sholat

Dalam melaksanakan sholat, terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan sholat. Di antaranya:

  • Berbicara
  • Tertawa terbahak-bahak
  • Makan atau minum
  • Keluar dari tempat sholat
  • Bergerak banyak

Doa-doa dalam Sholat

Selama melaksanakan sholat, terdapat beberapa doa yang dibaca. Berikut beberapa di antaranya:

Allahu Akbar(Takbiratul ihram)

A’udzu billahi minasy syaithanir rajim(Membaca ta’awudz)

Bismillahirrahmanirrahim(Membaca basmalah)

Alhamdulillah hirabbil ‘alamin(Membaca surat Al-Fatihah)

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah(Membaca doa qunut)

Sami’allahu liman hamidah(Mengucapkan sami’na wa atho’na)

Penutupan

Intention pope diocese

Dengan memahami niat sholat NU dengan baik, kita dapat menjalankan ibadah sholat dengan benar dan khusyuk. Marilah kita amalkan niat sholat sesuai dengan tuntunan mazhab NU agar sholat kita diterima oleh Allah SWT.

Leave a Comment