Panduan Lengkap Tasyahud Akhir: Makna, Tata Cara, dan Hikmah

Tasyahud akhir, doa penutup dalam salat, memiliki makna dan keutamaan yang sangat besar. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas tentang pengertian, tata cara, hikmah, doa-doa setelahnya, hingga kesalahan umum yang sering dilakukan saat mengerjakan tasyahud akhir.

Mari kita telusuri lebih dalam tentang doa penutup salat yang sarat makna ini.

Pengertian Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir

Tasyahud akhir merupakan bacaan yang diucapkan pada akhir shalat, setelah duduk di antara dua sujud.

Berikut bacaan tasyahud akhir:

“At-tahiyyatu lillahi wassalawatu wat-tayyibatu. Assalamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahis-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.”

Tata Cara Mengucapkan Tasyahud Akhir

Saat mengucapkan tasyahud akhir, dianjurkan untuk:

  • Duduk di antara dua sujud dengan posisi iftirasy (bersimpuh).
  • Mengangkat kedua tangan ke dada, lalu mengatupkannya di depan dada.
  • Membaca tasyahud akhir dengan suara yang pelan dan jelas.

Keutamaan Mengucapkan Tasyahud Akhir

Mengucapkan tasyahud akhir memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  • Merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
  • Menyempurnakan shalat dan menambah pahala.
  • Menjadi tanda penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tata Cara Mengerjakan Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir

Tasyahud akhir adalah salah satu rukun salat yang wajib dilaksanakan. Berikut tata cara mengerjakan tasyahud akhir:

Duduk Tawaruk

Duduk tawaruk adalah posisi duduk dengan kaki kiri ditekuk dan kaki kanan ditegakkan. Tumit kaki kiri menempel pada lantai, sedangkan telapak kaki kanan bertumpu pada paha kiri.

Membaca Tasyahud

Bacalah tasyahud dengan suara pelan dan jelas. Tasyahud dibaca setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek lainnya.

Mengangkat Kedua Tangan

Setelah membaca tasyahud, angkat kedua tangan hingga sejajar dengan bahu. Telapak tangan menghadap ke atas dan jari-jari dirapatkan.

Mengucapkan Shalawat

Setelah mengangkat kedua tangan, ucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Membaca Doa

Setelah membaca shalawat, bacalah doa sesuai dengan tuntunan.

Memberi Salam

Setelah selesai membaca doa, berikan salam dengan cara memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri.

Hikmah dan Keutamaan Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir

Tasyahud akhir merupakan bagian penting dalam sholat yang memiliki hikmah dan keutamaan tersendiri. Dengan mengerjakan tasyahud akhir, seorang muslim akan memperoleh banyak manfaat baik dari sisi spiritual maupun pahala.

Pahala yang Berlipat Ganda

Mengerjakan tasyahud akhir dapat memberikan pahala yang berlipat ganda. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengerjakan tasyahud akhir, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang beribadah sepanjang malam.”

Ampunan Dosa, Tasyahud akhir

Tasyahud akhir juga menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan ampunan dosa. Dengan memperbanyak membaca istighfar dan shalawat dalam tasyahud akhir, seorang muslim dapat memohon ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat.

Memperkuat Keimanan

Mengerjakan tasyahud akhir dapat memperkuat keimanan seorang muslim. Dalam tasyahud akhir, seorang muslim akan mengucapkan kalimat-kalimat tauhid dan syahadat, yang dapat mengingatkannya akan keesaan Allah SWT dan keimanannya.

Ketenangan Hati

Membaca doa dan dzikir dalam tasyahud akhir dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran. Dengan berfokus pada hubungan dengan Allah SWT, seorang muslim dapat menenangkan hati dan pikirannya yang sedang kacau.

Doa-Doa Setelah Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir

Usai menunaikan shalat, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa-doa setelah tasyahud akhir. Doa-doa ini memiliki keutamaan dan manfaat yang besar, sehingga sangat disarankan untuk membacanya secara rutin.

Doa Keselamatan

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca setelah tasyahud akhir adalah doa keselamatan. Doa ini memohon perlindungan dari segala bentuk kejahatan dan mara bahaya, baik yang terlihat maupun tidak terlihat.

Allahumma inni as-aluka al-‘afwa wa al-‘afiyah fi ad-dunya wa al-akhirah, Allahumma inni as-aluka al-‘afwa wa al-‘afiyah fi dini wa dunyaya wa ahli wa mali.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan di akhirat, Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, dunia, keluargaku, dan hartaku.”

Doa Mohon Ampunan

Selain doa keselamatan, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa mohon ampunan. Doa ini berisi permohonan ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.

Allahummaghfirli dzunubi kulliha az-zhahira minha wa al-bathinah, wa al-awwali minha wa al-akhiri, wa al-‘alaniyata minha wa as-sirri.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah semua dosaku, yang tampak maupun yang tersembunyi, yang dahulu maupun yang kemudian, yang terang-terangan maupun yang rahasia.”

Doa Mohon Petunjuk

Setelah membaca doa mohon ampunan, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa mohon petunjuk. Doa ini berisi permohonan agar Allah memberikan petunjuk dan bimbingan dalam menjalani kehidupan.

Allahumma inni as-aluka al-huda wa at-tuqa wa al-‘afaf wa al-ghina.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, sifat malu, dan kekayaan.”

Doa Mohon Kesabaran

Dalam kehidupan, umat Muslim sering kali menghadapi berbagai cobaan dan kesulitan. Untuk menghadapinya, umat Muslim dianjurkan membaca doa mohon kesabaran. Doa ini berisi permohonan agar Allah memberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Allahumma inni as-aluka as-sabra fi al-ba’sa, wa ash-shidqa fi al-ghana, wa at-tawa’ fi al-fakr, wa al-afwa ‘indal qadar.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kesabaran dalam kesusahan, kejujuran dalam kekayaan, tawakal dalam kemiskinan, dan kerelaan saat menerima takdir.”

Kesalahan Umum dalam Mengerjakan Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir

Tasyahud akhir merupakan bagian penting dalam salat yang tidak boleh terlewatkan. Namun, dalam praktiknya, sering kali ditemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh umat Muslim saat mengerjakan tasyahud akhir. Kesalahan-kesalahan ini dapat mengurangi kualitas salat dan bahkan membatalkannya.

Menggunakan Kalimat yang Salah

Salah satu kesalahan umum dalam mengerjakan tasyahud akhir adalah menggunakan kalimat yang salah. Kalimat yang benar untuk tasyahud akhir adalah:

At-tahiyyatu lillahi was-shalawatu wat-thayyibat. As-salamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuhu. As-salamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahis-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu.

Jika menggunakan kalimat yang berbeda dari kalimat tersebut, maka tasyahud akhir tidak dianggap sah.

Duduk Tidak Tertib

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah duduk tidak tertib saat mengerjakan tasyahud akhir. Duduk yang benar untuk tasyahud akhir adalah duduk tawarruk, yaitu duduk dengan menekuk kedua kaki ke arah dalam dan telapak kaki kiri diletakkan di atas paha kanan.

Tidak Mengangkat Jari Telunjuk

Saat mengucapkan kalimat “Asyhadu alla ilaha illallah”, disunahkan untuk mengangkat jari telunjuk kanan. Mengangkat jari telunjuk merupakan simbol tauhid dan tanda bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT.

Tidak Membaca Shalawat Nabi

Shalawat Nabi merupakan bagian penting dalam tasyahud akhir. Membaca shalawat Nabi berarti mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi Nabi Muhammad SAW. Jika tidak membaca shalawat Nabi, maka tasyahud akhir tidak dianggap sempurna.

Menggunakan Isyarat Tangan yang Berlebihan

Dalam mengerjakan tasyahud akhir, sebaiknya menghindari penggunaan isyarat tangan yang berlebihan. Isyarat tangan yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan mengurangi kekhusyukan salat.

Terakhir

Tasyahud akhir

Tasyahud akhir bukan sekadar doa penutup salat, melainkan pengingat akan kebesaran Allah SWT dan bukti ketaatan kita sebagai hamba-Nya. Dengan memahami makna dan tata caranya dengan benar, semoga kita dapat mengoptimalkan ibadah salat kita dan memperoleh keutamaan yang dijanjikan.

Leave a Comment