Ketentuan Salat Tarawih: Panduan Lengkap

Ketentuan salat tarawih – Menyambut bulan suci Ramadan, salat tarawih menjadi ibadah yang sangat dinantikan umat Islam. Dengan ketentuan khusus, ibadah ini memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa.

Mari kita bahas ketentuan salat tarawih secara lengkap, mulai dari rukun, tata cara, hingga hal-hal yang membatalkannya.

Rukun dan Syarat Salat Tarawih

Taraweeh dua salat namaz niyat tasbeeh tarawih rules sunnat ramadan rakat twenty prayed month after ki

Salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Pelaksanaan salat tarawih memiliki rukun dan syarat tertentu yang harus dipenuhi agar sah.

Rukun Salat Tarawih

Rukun salat tarawih adalah hal-hal yang wajib dilakukan agar salat dianggap sah. Rukun-rukun salat tarawih antara lain:

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Salam

Syarat Salat Tarawih

Syarat salat tarawih adalah hal-hal yang harus dipenuhi agar salat dianggap sempurna. Syarat-syarat salat tarawih antara lain:

  • Berdiri tegak bagi yang mampu
  • Menghadap kiblat
  • Menutup aurat
  • Berwudhu
  • Melakukan salat tarawih pada waktu yang ditentukan
  • Dilakukan secara berjamaah (sunnah)

Tata Cara Salat Tarawih

Ketentuan salat tarawih

Salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki tata cara khusus yang perlu dipahami dan dikerjakan dengan benar agar sah dan mendapatkan pahala yang maksimal.

Berikut panduan lengkap tata cara salat tarawih:

Waktu Pelaksanaan, Ketentuan salat tarawih

Salat tarawih dikerjakan pada malam hari setelah salat isya dan sebelum salat subuh. Jumlah rakaat yang dikerjakan adalah 8 rakaat, 20 rakaat, atau 36 rakaat. Namun, yang paling utama adalah 20 rakaat.

Tata Cara Pelaksanaan

Salat tarawih dikerjakan secara berjamaah di masjid atau bisa juga dikerjakan sendiri di rumah.

  • Niat salat tarawih di dalam hati.
  • Takbiratul ihram (Allahu Akbar).
  • Membaca surat Al-Fatihah.
  • Membaca surat pendek (misalnya Al-Ikhlas).
  • Rukuk.
  • I’tidal.
  • Sujud.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kembali.
  • Berdiri untuk rakaat berikutnya.

Setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam.

Perbedaan Salat Tarawih di Masjid dan di Rumah

Secara umum, tata cara salat tarawih di masjid dan di rumah sama. Namun, ada beberapa perbedaan:

  • Di masjid, salat tarawih dikerjakan secara berjamaah dengan dipimpin oleh seorang imam.
  • Di rumah, salat tarawih bisa dikerjakan sendiri atau berjamaah dengan anggota keluarga.
  • Di masjid, biasanya ada bacaan witir setelah salat tarawih.
  • Di rumah, bacaan witir bisa dikerjakan setelah salat tarawih atau dikerjakan secara terpisah.

Keutamaan dan Manfaat Salat Tarawih: Ketentuan Salat Tarawih

Ketentuan salat tarawih

Salat tarawih adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Selain sebagai bentuk ibadah, salat tarawih juga memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik secara spiritual maupun sosial.

Keutamaan Salat Tarawih

Salat tarawih memiliki beberapa keutamaan, antara lain:

  • Sebagai sarana untuk memperbanyak pahala.
  • Menghapus dosa-dosa kecil.
  • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
  • Mendapatkan pahala seperti orang yang beritikaf di masjid.

Manfaat Salat Tarawih

Selain keutamaan, salat tarawih juga memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  • Membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.
  • Meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan.
  • Membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Meningkatkan disiplin dan ketertiban.

Hal-hal yang Membatalkan Salat Tarawih

Ketentuan salat tarawih

Agar ibadah salat tarawih dapat diterima dengan sempurna, ada beberapa hal yang perlu dihindari agar tidak membatalkannya. Hal-hal tersebut perlu dipahami dan dihindari agar ibadah salat tarawih yang dilakukan menjadi sah dan berpahala.

Hal-hal yang Membatalkan Salat Tarawih

  • Tertawa terbahak-bahak hingga mengeluarkan suara
  • Berbicara tidak terkait dengan salat, termasuk menjawab salam
  • Bergerak sebanyak tiga kali atau lebih berturut-turut
  • Menoleh ke kiri atau kanan tanpa alasan
  • Mengeluarkan hadas (buang air besar atau kecil)
  • Makan atau minum, termasuk mengunyah permen karet
  • Melakukan perbuatan yang tidak termasuk dalam rangkaian salat, seperti menggaruk atau menguap
  • Terlambat bergabung dengan imam lebih dari satu rakaat
  • Tidak mengikuti gerakan imam dengan benar

Sunah dan Adab Salat Tarawih

Ketentuan salat tarawih

Salat tarawih merupakan ibadah sunah yang dianjurkan selama bulan Ramadan. Selain tata cara pelaksanaannya, terdapat pula sunah-sunah dan adab yang perlu diperhatikan agar ibadah ini semakin bermakna.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai sunah dan adab salat tarawih:

Sunah-Sunah Salat Tarawih

  • Melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid.
  • Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek setelahnya pada setiap rakaat.
  • Membaca doa qunut pada rakaat terakhir.
  • Mengerjakan salat tarawih sebanyak 8 atau 20 rakaat.
  • Melaksanakan i’tikaf di masjid pada 10 malam terakhir Ramadan.

Adab-Adab Salat Tarawih

  • Menjaga kebersihan dan kesucian diri.
  • Berpakaian sopan dan menutup aurat.
  • Datang ke masjid tepat waktu.
  • Menghindari perbuatan yang dapat mengganggu kekhusyukan salat.
  • Membaca Al-Quran dengan tartil dan tidak tergesa-gesa.
  • Berdoa dengan khusyuk dan memohon ampunan Allah SWT.

Kesimpulan Akhir

Taraweeh quran

Salat tarawih menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta. Dengan memahami dan menjalankan ketentuannya dengan baik, semoga kita dapat meraih keberkahan dan pahala yang melimpah di bulan Ramadan.

Leave a Comment