Fasakh dalam Pernikahan: Pengertian, Alasan, dan Prosedur

Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya – Dalam bahtera rumah tangga, tak jarang terjadi permasalahan yang menggoyahkan ikatan suci pernikahan. Salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah fasakh, sebuah pemutusan ikatan perkawinan yang dilakukan berdasarkan hukum dan alasan tertentu. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang arti fasakh dalam pernikahan dan berbagai contohnya.

Fasakh berbeda dengan talak atau cerai, yang merupakan pemutusan ikatan perkawinan dari pihak suami. Fasakh dapat diajukan oleh suami atau istri dengan alasan-alasan yang diatur dalam hukum agama dan negara.

Pengertian Fasakh dalam Pernikahan

Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya

Fasakh dalam pernikahan adalah pembatalan perkawinan yang dilakukan oleh pengadilan karena alasan-alasan tertentu yang telah diatur dalam undang-undang. Perbedaan utama fasakh dengan cerai adalah fasakh tidak memutus hubungan nasab antara ayah dan anak.

Adapun beberapa alasan yang dapat dikategorikan sebagai fasakh, antara lain:

Salah Satu Pasangan Murtad

Jika salah satu pasangan murtad (keluar dari agama Islam), maka pasangan yang masih beragama Islam berhak mengajukan fasakh.

Salah Satu Pasangan Gila

Jika salah satu pasangan mengalami gangguan jiwa yang tidak dapat disembuhkan, maka pasangan yang sehat berhak mengajukan fasakh.

Salah Satu Pasangan Cacat Bawaan

Jika salah satu pasangan memiliki cacat bawaan yang tidak dapat disembuhkan dan dapat membahayakan pasangan lainnya, maka pasangan yang sehat berhak mengajukan fasakh.

Salah Satu Pasangan Berbuat Zina

Jika salah satu pasangan terbukti berbuat zina, maka pasangan yang tidak bersalah berhak mengajukan fasakh.

Salah Satu Pasangan Meninggalkan Pasangannya

Jika salah satu pasangan meninggalkan pasangannya tanpa alasan yang sah selama dua tahun berturut-turut, maka pasangan yang ditinggalkan berhak mengajukan fasakh.

Dasar Hukum Fasakh

Fasakh adalah pembatalan perkawinan yang dilakukan di pengadilan karena adanya cacat hukum atau alasan-alasan tertentu yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Dalam hukum Islam, fasakh dibenarkan dengan alasan seperti perzinaan, murtad, cacat badan, atau cacat mental.

Dasar Hukum Fasakh dalam Hukum Perdata Indonesia

  • Pasal 122 huruf (e) UU Perkawinan: Pernikahan batal jika ada salah satu pihak yang belum mencapai umur 16 tahun.
  • Pasal 123 huruf (a) UU Perkawinan: Pernikahan batal jika salah satu pihak mempunyai hubungan darah atau susuan.
  • Pasal 124 huruf (b) UU Perkawinan: Pernikahan batal jika salah satu pihak mengalami gangguan jiwa.
  • Pasal 125 UU Perkawinan: Pernikahan batal jika salah satu pihak belum pernah melakukan perkawinan sebelumnya.

Alasan dan Syarat Fasakh

Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya

Fasakh adalah pembatalan pernikahan oleh pengadilan karena adanya alasan-alasan tertentu yang diatur dalam undang-undang. Fasakh berbeda dengan talak atau cerai yang merupakan pemutusan ikatan pernikahan oleh suami atau istri.

Berikut adalah beberapa alasan yang dapat menjadi dasar pengajuan fasakh:

Syarat Pengajuan Fasakh

  • Salah satu pihak melanggar perjanjian perkawinan.
  • Salah satu pihak melakukan kekerasan fisik atau mental.
  • Salah satu pihak melakukan perzinahan.
  • Salah satu pihak melakukan penelantaran.
  • Salah satu pihak cacat fisik atau mental yang mengakibatkan tidak dapat menjalankan kewajiban perkawinan.
  • Salah satu pihak mempunyai penyakit menular yang membahayakan pasangannya.
  • Salah satu pihak mempunyai kelainan seksual yang mengakibatkan tidak dapat menjalankan kewajiban perkawinan.

Prosedur Pengajuan Fasakh

Pengajuan fasakh dilakukan melalui pengadilan agama. Berikut adalah prosedur pengajuan fasakh:

  • Mengajukan gugatan fasakh ke pengadilan agama.
  • Membayar biaya perkara.
  • Menyiapkan bukti-bukti yang mendukung alasan pengajuan fasakh.
  • Mengikuti proses persidangan.
  • Menunggu putusan pengadilan.

Contoh Kasus Fasakh

Berikut adalah beberapa contoh kasus fasakh:

  • Suami melakukan kekerasan fisik terhadap istri.
  • Istri melakukan perzinahan.
  • Suami meninggalkan istri selama lebih dari 2 tahun tanpa alasan yang sah.
  • Istri mempunyai penyakit menular yang membahayakan suami.
  • Suami mempunyai kelainan seksual yang mengakibatkan tidak dapat menjalankan kewajiban perkawinan.

Apa Itu Fasakh Nikah?

Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya

Fasakh adalah pembatalan perkawinan oleh pengadilan agama atas permintaan salah satu pihak karena adanya cacat hukum atau alasan lain yang dibenarkan. Berbeda dengan cerai yang merupakan pengakhiran perkawinan atas kesepakatan kedua belah pihak, fasakh dilakukan secara sepihak.

Dampak Hukum Fasakh: Apakah Arti Fasakh Dalam Pernikahan Dan Tuliskan Contohnya

Fasakh adalah pemutusan ikatan perkawinan antara suami dan istri yang dilakukan oleh pengadilan. Dampak hukum fasakh dapat memengaruhi berbagai aspek, termasuk status pernikahan, hak dan kewajiban suami istri, serta anak-anak.

Status Pernikahan

Setelah fasakh, pernikahan antara suami dan istri dianggap putus dan tidak lagi memiliki kekuatan hukum. Kedua belah pihak tidak lagi terikat oleh ikatan perkawinan dan dapat menikah kembali dengan orang lain.

Hak dan Kewajiban Suami Istri, Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya

Fasakh juga mengakhiri hak dan kewajiban suami istri yang timbul dari perkawinan. Hal ini meliputi:

  • Hak dan kewajiban untuk hidup bersama
  • Kewajiban untuk saling menafkahi
  • Kewajiban untuk saling melindungi dan memelihara
  • Hak dan kewajiban atas harta bersama

Hak dan Kewajiban Anak-anak

Meskipun fasakh mengakhiri perkawinan orang tua, hak dan kewajiban orang tua terhadap anak-anak tetap berlaku. Kedua orang tua tetap memiliki tanggung jawab untuk mengasuh, mendidik, dan menafkahi anak-anak. Pengadilan dapat menentukan hak asuh dan nafkah anak setelah fasakh.

Contoh Kasus

Sebagai contoh, kasus fasakh yang diputuskan oleh Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada tahun 2021. Seorang istri mengajukan gugatan fasakh karena suaminya terbukti melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Pengadilan mengabulkan gugatan tersebut dan memutus ikatan perkawinan antara keduanya. Setelah fasakh, istri memperoleh hak asuh atas anak-anak dan suami diwajibkan membayar nafkah untuk anak-anak tersebut.

Penutupan

Apakah arti fasakh dalam pernikahan dan tuliskan contohnya

Fasakh menjadi jalan keluar bagi pasangan yang menghadapi permasalahan serius dalam pernikahan dan tidak dapat diselesaikan melalui jalur mediasi. Dengan memahami arti fasakh dalam pernikahan, kita dapat mengambil keputusan yang tepat jika dihadapkan pada situasi yang mengharuskan pemutusan ikatan suci tersebut.

Leave a Comment