Pengertian Haji Tamattu: Gabungan Umrah dan Haji

Pengertian haji tamattu adalah – Dalam dunia ibadah haji, terdapat beragam jenis yang dapat dipilih oleh umat Islam, salah satunya adalah haji tamattu. Pengertian haji tamattu sendiri adalah gabungan antara ibadah umrah dan haji yang dilakukan secara berurutan dalam satu rangkaian perjalanan.

Dengan melaksanakan haji tamattu, jamaah akan memulai dengan melakukan umrah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan ibadah haji pada waktu yang telah ditentukan. Jenis haji ini memiliki keunikan dan perbedaan tersendiri dibandingkan dengan jenis haji lainnya.

Pengertian Haji Tamattu: Pengertian Haji Tamattu Adalah

Pengertian haji tamattu adalah

Haji Tamattu adalah salah satu jenis ibadah haji yang di dalamnya jamaah melakukan umrah terlebih dahulu, kemudian melanjutkan dengan ibadah haji pada tahun yang sama.

Tata Cara Haji Tamattu

Berikut adalah tata cara pelaksanaan haji tamattu:

  1. Jamaah tiba di Mekkah dan melaksanakan umrah.
  2. Setelah umrah, jamaah keluar dari ihram dan beraktivitas seperti biasa.
  3. Pada tanggal 8 Dzulhijjah, jamaah kembali berihram untuk melaksanakan ibadah haji.
  4. Jamaah melakukan rangkaian ibadah haji seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah.
  5. Setelah selesai haji, jamaah kembali ke Mekkah untuk melakukan tawaf ifadah dan sa’i.

Perbedaan Haji Tamattu dengan Jenis Haji Lainnya

Haji Tamattu berbeda dengan jenis haji lainnya, yaitu haji ifrad dan haji qiran, dalam hal:

  • Waktu ihram:Haji Tamattu dilakukan dengan dua kali ihram, sedangkan haji ifrad dan qiran hanya satu kali ihram.
  • Urutan ibadah:Haji Tamattu mendahulukan umrah, sedangkan haji ifrad dan qiran mendahulukan haji.
  • Biaya:Haji Tamattu umumnya lebih murah karena jamaah tidak perlu membayar dam (denda) seperti pada haji ifrad dan qiran.

Tata Cara Pelaksanaan Haji Tamattu

Hajj tamattu

Haji tamattu merupakan salah satu jenis ibadah haji yang banyak dilakukan oleh umat Muslim. Pelaksanaan haji tamattu memiliki tata cara yang berbeda dengan haji ifrad dan haji qiran. Berikut penjelasan tata cara pelaksanaan haji tamattu:

Ihram Umrah

Pelaksanaan haji tamattu dimulai dengan ihram umrah. Ihram dilakukan di miqat yang telah ditentukan, seperti Bir Ali atau Dzul Hulaifah. Saat ihram, jamaah mengenakan pakaian ihram dan mengucapkan niat untuk melakukan umrah.

Tawaf Umrah

Setelah ihram, jamaah melanjutkan perjalanan ke Mekah dan melakukan tawaf umrah. Tawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, dimulai dari Hajar Aswad.

Sa’i Umrah

Setelah tawaf, jamaah melakukan sa’i umrah. Sa’i dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah.

Tahallul Umrah

Setelah menyelesaikan sa’i, jamaah melakukan tahallul umrah. Tahallul dilakukan dengan mencukur atau menggunting sebagian rambut kepala. Setelah tahallul, jamaah kembali ke keadaan biasa dan diperbolehkan memakai pakaian biasa.

Ihram Haji, Pengertian haji tamattu adalah

Pada tanggal 8 Dzulhijjah, jamaah melakukan ihram haji. Ihram haji dilakukan di miqat yang sama dengan ihram umrah. Saat ihram, jamaah mengenakan pakaian ihram dan mengucapkan niat untuk melakukan haji.

Wukuf di Arafah

Pada tanggal 9 Dzulhijjah, jamaah berangkat ke Arafah. Di Arafah, jamaah melakukan wukuf, yaitu berdiri atau duduk di padang Arafah dari siang hingga matahari terbenam. Wukuf merupakan rukun haji yang paling penting.

Mabit di Muzdalifah

Setelah wukuf di Arafah, jamaah berangkat ke Muzdalifah. Di Muzdalifah, jamaah melakukan mabit, yaitu bermalam di tempat tersebut. Pada malam mabit, jamaah mengumpulkan kerikil untuk melakukan lempar jumrah.

Lempar Jumrah

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jamaah berangkat ke Mina. Di Mina, jamaah melakukan lempar jumrah, yaitu melempar kerikil ke tiga pilar yang mewakili iblis.

Tawaf Ifadhah

Setelah lempar jumrah, jamaah kembali ke Mekah dan melakukan tawaf ifadhah. Tawaf ifadhah dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, dimulai dari Hajar Aswad.

Sa’i Haji

Setelah tawaf ifadhah, jamaah melakukan sa’i haji. Sa’i haji dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah.

Tahallul Haji

Setelah menyelesaikan sa’i haji, jamaah melakukan tahallul haji. Tahallul haji dilakukan dengan mencukur atau menggunting seluruh rambut kepala. Setelah tahallul, jamaah kembali ke keadaan biasa dan diperbolehkan memakai pakaian biasa.

Tawaf Wada’

Sebelum meninggalkan Mekah, jamaah melakukan tawaf wada’. Tawaf wada’ dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, dimulai dari Hajar Aswad. Tawaf wada’ merupakan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Manfaat dan Keutamaan Haji Tamattu

Pengertian haji tamattu adalah

Haji tamattu menawarkan sejumlah manfaat dan keutamaan bagi jamaah yang menjalankannya. Keutamaan ini meliputi kemudahan pelaksanaan, kesempatan untuk melakukan umrah dan haji dalam satu perjalanan, serta pahala yang berlipat ganda.

Kemudahan Pelaksanaan

Haji tamattu relatif lebih mudah dilakukan dibandingkan jenis haji lainnya karena jamaah dapat menyelesaikan umrah dan haji secara terpisah. Hal ini memungkinkan jamaah untuk mengatur waktu dan keuangan mereka dengan lebih fleksibel.

Kesempatan Umrah dan Haji dalam Satu Perjalanan

Haji tamattu memberikan kesempatan bagi jamaah untuk melakukan umrah dan haji dalam satu perjalanan. Umrah dapat dilakukan sebelum atau sesudah haji, tergantung pada pilihan jamaah.

Pahala yang Berlipat Ganda

Haji tamattu juga diyakini membawa pahala yang berlipat ganda. Dengan melakukan umrah dan haji secara terpisah, jamaah memperoleh pahala dari kedua ibadah tersebut.

Persiapan dan Perbekalan Haji Tamattu

Pengertian haji tamattu adalah

Menunaikan ibadah haji tamattu memerlukan persiapan yang matang. Tak hanya persiapan spiritual, tapi juga persiapan fisik dan perbekalan yang memadai. Berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berangkat melaksanakan haji tamattu:

Dokumen dan Administrasi

  • Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan.
  • Visa haji yang dikeluarkan oleh kedutaan besar Arab Saudi.
  • Sertifikat vaksinasi meningitis dan vaksin lainnya yang diwajibkan.
  • Kartu identitas atau Kartu Keluarga.
  • Bukti pelunasan biaya haji.

Kesehatan dan Kebugaran

  • Menjaga kesehatan dan kebugaran dengan rutin berolahraga dan istirahat cukup.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum berangkat haji.
  • Membawa obat-obatan pribadi yang biasa dikonsumsi, serta obat-obatan umum seperti pereda nyeri dan antiseptik.
  • Membawa alat bantu kesehatan jika diperlukan, seperti kursi roda atau tongkat jalan.

Perbekalan Pribadi

  • Pakaian ihram yang terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan.
  • Pakaian sehari-hari yang nyaman dan menyerap keringat.
  • Sepatu yang nyaman untuk berjalan jauh.
  • Perlengkapan mandi, seperti sabun, sampo, dan sikat gigi.
  • Tas pinggang atau ransel kecil untuk menyimpan barang-barang penting.

Perbekalan Lainnya

  • Al-Qur’an dan buku-buku doa.
  • Tasbih untuk berzikir.
  • Botol minum dan makanan ringan.
  • Payung atau topi untuk melindungi dari sinar matahari.
  • Kipas tangan atau kipas angin portabel.

Akhir Kata

Hajj al presentation ppt powerpoint

Haji tamattu menjadi pilihan menarik bagi jamaah yang ingin menggabungkan dua ibadah sekaligus dalam satu perjalanan. Dengan memahami pengertian dan tata cara pelaksanaannya, diharapkan umat Islam dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menunaikan ibadah haji tamattu.

Leave a Comment