Apa Itu Tumattu? Ibadah Haji dengan Cara Berbeda

Apa itu tamattu – Tumattu, salah satu jenis ibadah haji yang memiliki keunikan tersendiri. Berbeda dengan haji ifrad dan qiran, tamattu menawarkan cara tersendiri dalam menjalankan rukun Islam kelima ini. Mari kita telusuri seluk-beluk tamattu dan alasan mengapa banyak umat Muslim memilihnya.

Tumattu adalah ibadah haji yang dilakukan dengan cara ihram pertama untuk umrah, kemudian ihram kedua untuk haji. Ini berbeda dengan ifrad yang langsung berihram untuk haji dan qiran yang berihram untuk umrah dan haji sekaligus.

Pengertian Tumattu

Apa itu tamattu

Tamattu adalah salah satu jenis ibadah haji yang dikerjakan dengan cara umrah terlebih dahulu, kemudian haji pada tahun yang sama. Jenis haji ini berbeda dengan haji ifrad dan haji qiran, yang dikerjakan dengan cara berbeda.

Perbedaan Tumattu dengan Jenis Haji Lainnya

  • Haji Ifrad: Jemaah melakukan haji terlebih dahulu, kemudian umrah pada tahun yang sama atau tahun berikutnya.
  • Haji Qiran: Jemaah melakukan ihram untuk haji dan umrah secara bersamaan, dan melakukan tawaf dan sai untuk keduanya sekaligus.

Tata Cara Pelaksanaan Tumattu, Apa itu tamattu

  1. Jemaah melakukan umrah terlebih dahulu, dengan ihram dari miqat.
  2. Setelah umrah selesai, jemaah bertahallul dan kembali ke pakaian biasa.
  3. Pada tanggal 8 Dzulhijjah, jemaah kembali berihram untuk haji dari miqat.
  4. Jemaah melakukan rangkaian ibadah haji seperti biasa, termasuk wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah.
  5. Setelah haji selesai, jemaah melakukan tawaf ifadah dan sai sebagai penyempurnaan umrah yang dilakukan sebelumnya.

Keutamaan Tumattu

  • Jemaah dapat melakukan umrah terlebih dahulu untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk ibadah haji.
  • Jemaah memiliki waktu istirahat yang lebih lama setelah umrah, sehingga lebih segar saat melakukan haji.
  • Biaya yang dikeluarkan untuk haji tamattu umumnya lebih murah dibandingkan dengan haji ifrad atau haji qiran.

Cara Melaksanakan Tumattu

Apa itu tamattu

Melaksanakan ibadah haji tamattu memiliki tata cara yang spesifik. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam melaksanakan tamattu:

Mihrab ke Mekah

Jemaah melakukan umrah terlebih dahulu sebelum berangkat ke Arafah. Jemaah memakai ihram dari mihrab, tempat dimulainya tawaf, kemudian mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

Sa’i

Setelah tawaf, jemaah melaksanakan sa’i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah.

Tahallul Umrah

Setelah sa’i, jemaah melakukan tahallul umrah, yaitu memotong sebagian rambut dan melepas ihram. Dengan tahallul ini, jemaah kembali ke keadaan suci dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Wukuf di Arafah

Pada tanggal 8 Dzulhijjah, jemaah kembali memakai ihram dan berangkat ke Arafah untuk melaksanakan wukuf. Wukuf merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan.

Mabit di Muzdalifah

Setelah wukuf di Arafah, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk melaksanakan mabit, yaitu bermalam hingga pagi hari.

Melontar Jumrah Aqabah

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah melontar jumrah Aqabah sebanyak tujuh kali.

Menyembelih Hewan Kurban

Setelah melontar jumrah, jemaah menyembelih hewan kurban.

Tahallul Haji

Setelah menyembelih hewan kurban, jemaah melakukan tahallul haji, yaitu memotong rambut dan melepas ihram. Dengan tahallul ini, jemaah kembali ke keadaan suci dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Tawaf Ifadah

Setelah tahallul haji, jemaah melaksanakan tawaf ifadah, yaitu tawaf yang dilakukan setelah melaksanakan haji.

Sa’i Haji

Setelah tawaf ifadah, jemaah melaksanakan sa’i haji, yaitu sa’i yang dilakukan setelah melaksanakan haji.

Keutamaan dan Hikmah Tumattu

Tumattu merupakan salah satu jenis ibadah haji yang memberikan keutamaan dan hikmah bagi pelaksananya. Keutamaan dan hikmah ini dapat dirasakan baik secara spiritual maupun praktis.

Keutamaan Spiritual

  • Meningkatkan Keimanan:Tumattu mengharuskan jamaah untuk berihram dua kali, yaitu saat miqat dan saat masuk Makkah. Proses ini dapat memperkuat keimanan jamaah karena mereka diingatkan akan kewajiban dan ketergantungan mereka kepada Allah SWT.
  • Menghapus Dosa:Menurut hadis, haji yang mabrur dapat menghapus dosa-dosa sebelumnya. Tumattu memberikan kesempatan bagi jamaah untuk memperbanyak amalan ibadah selama haji, sehingga berpotensi menghapus lebih banyak dosa.

Hikmah Praktis

  • Menghemat Waktu dan Biaya:Tumattu memungkinkan jamaah untuk menunda tawaf dan sa’i hingga setelah melempar jumrah. Hal ini dapat menghemat waktu dan biaya, terutama bagi jamaah yang memiliki keterbatasan waktu atau dana.
  • Mengurangi Kerumunan:Dengan menunda tawaf dan sa’i, jamaah dapat menghindari kerumunan besar di Masjidil Haram. Hal ini dapat membuat ibadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk.
  • Menikmati Suasana Haji dengan Lebih Tenang:Setelah melempar jumrah, jamaah dapat menikmati suasana haji dengan lebih tenang. Mereka dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan merenungi makna haji yang sebenarnya.

Perbedaan Tumattu dengan Jenis Haji Lainnya

Haji initu pemberangkatan pelaksanaan tiga berdasarkan

Tumattu merupakan salah satu jenis haji yang memiliki perbedaan dengan jenis haji lainnya, yaitu ifrad dan qiran. Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan tersebut:

Rukun Haji

Perbedaan mendasar antara tumattu, ifrad, dan qiran terletak pada rukun hajinya. Tumattu memiliki dua rukun haji, yaitu ihram, thawaf qudum, sa’i, tahallul, ihram kembali, dan wukuf. Sedangkan ifrad memiliki tiga rukun haji, yaitu ihram, wukuf, dan thawaf ifadah. Sementara itu, qiran memiliki empat rukun haji, yaitu ihram, wukuf, thawaf qudum, dan thawaf ifadah.

Syarat Haji

Syarat untuk melakukan haji secara tumattu sama dengan syarat untuk melakukan haji secara ifrad dan qiran, yaitu beragama Islam, baligh, berakal, mampu secara fisik dan finansial, serta memiliki mahram bagi wanita.

Cara Pelaksanaan

Cara pelaksanaan haji secara tumattu berbeda dengan cara pelaksanaan haji secara ifrad dan qiran. Pada haji tumattu, jemaah melakukan ihram dari miqat, kemudian melakukan thawaf qudum dan sa’i. Setelah itu, jemaah melakukan tahallul awal dengan mencukur rambut atau memotong kuku.

Kemudian, jemaah melakukan ihram kembali untuk melakukan wukuf di Arafah. Setelah wukuf, jemaah kembali ke Mina untuk melempar jumrah dan melakukan thawaf ifadah.

Kelebihan dan Kekurangan

Setiap jenis haji memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan haji tumattu adalah jemaah dapat melakukan thawaf qudum dan sa’i sebelum wukuf, sehingga lebih ringan. Kekurangan haji tumattu adalah jemaah harus melakukan ihram dua kali.

Penutup: Apa Itu Tamattu

Dengan memahami konsep, rukun, syarat, dan keutamaan tamattu, umat Muslim dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih optimal. Hikmah yang terkandung dalam tamattu menjadi pengingat akan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan dalam menggapai ridha Allah SWT.

Leave a Comment