Gejala Penyakit Akibat Begadang dan Cara Mengatasi Susah Tidur

Gejala Penyakit Akibat Begadang dan Cara Mengatasi Susah Tidur

Penyakit akibat kurang tidur atau karena begadang dapat terjadi pada semua orang. Pola tidur yang kurang teratur atau sering begadang hingga larut malam bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang sangat serius pada tubuh anda.

Anda juga akan mengalami resiko yang tinggi terkena penyakit penyakit yang berbahaya seperti serangan jantung, darah tinggi dan masih banyak lagi penyakit berbahaya lainnya.

Usahakan anda tidur minimal 6 jam dalam sehari untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar keesokan harinya. Pola hidup yang sehat akan menghindarkan anda dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Untuk mengetahui apa saja gejala penyakit akibat kurang tidur atau begadang, pada artikel kali ini kami akan menjelaskannya kepada anda lengkap dengan cara mengatasi susah tidur agar tidak selalu begadang.

Penyakit yang Timbul Akibat Kurang Tidur/Begadang

Berikut beberapa penyakit yang bisa timbul akibat anda selalu begadang dan kurang tidur.

  • Masalah Kesehatan Yang Sangat serius

Bagi anda orang yang mengalami gejala susah tidur atau sering tidur terlalu larut akan beresiko terkena penyakit penyakit seperti Gagal jantung, Darah tinggi, Detak jantung tidak teratur, Diabetes dan, Stroke.

Terlalu sering begadang akan mengakibatkan resiko terkena penyakit penyakit tersebut meningkat, pada sebuah research hal serupa juga dapat terjadi pada penderita insomnia dengan kemungkinan hingga 90%.

  • Menurunnya Gairah Seksual

Pada penderita susah tidur baik itu pria maupun wanita akan mengalami penurunan gairah seksual. Hal ini diakibatkan karena tubuh anda yang lelah, tensi meningkat dan rasa kantuk.

Penurunan gairah seksual juga dapat terjadi pada pria yang mengalami gangguan  pernapasan saat tidur atau biasa kita sebut mendengkur, hal ini diakibatkan karena kadar hormon testosteron pada pria yang mendengkur sangat rendah pada waktu malam hari.

  • Meningkatnya Resiko Kematian

Pola tidur mempengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade, hal ini disebutkan dalam penelitian Whitehall yang kedua. Dalam hasil penelitian ini ditemukan bahwa seseorang yang tidur kurang dari 5-7 jam/hari akan mengalami resiko kematian yang tinggi hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor.

  • Menurunnya Konsentrasi

Susah tidur juga berpengaruh pada konsentrasi anda, sebuah penelitian mengatakan bahwa seseorang yang hanya tidur 5-7 jam/hari mengalami susah dalam belajar dan berkonsentrasi. siklus tidur yang tidak teratur dapat mengganggu proses penguatan memori pada otak hal inilah yang mengakibatkan anda susah dalam berkonsentrasi.

  • Pelupa/Pikun

Anda patut berhati hati dengan pola tidur anda, bukan hanya penyakit penyakit berbahaya saja yang dapat menyerang tubuh anda akibat dari susah tidur, anda juga bisa menjadi seorang yang pelupa atau pikun. hal ini disebabkan karena tidak adanya pentransferan memori pada otak yang terjadi saat anda tertidur.

Pengkaitan memori pada otak terjadi saat anda tidur dimalam hari, terganggunya proses ini akibat kurangnya tidur atau sering begadang akan mengakibatkan anda menjadi pelupa.

Kita memang sering lupa waktu jika sudah keasikan oleh akivitas kita dimalam hari, hal hal yang dapat mengakibatkan anda susah tidur kebanyakan adalah adanya pekerjaan yang belum selesai, internetan, dll. Gejala penyakit susah tidur dapat diminimalisir dengan pola tidur yang teratur. mengetahui hal ini,   masihkah anda ingin tidur hingga larut malam? kah

Cara Mengatasi Susah Tidur atau Insomnia

Cara Mengatasi Susah Tidur atau Insomnia

Source: pixabay.com

Insomnia atau susah tidur biasanya terjadi karena beberapa hal seperti stress atau kekhawatiran yang berlebihan. Selain itu juga dapat disebabkan oleh salah mengonsumsi obat dan terlalu banyak tidur siang hingga sering mengonsumsi makanan atau minuman stimulan.

Ada beberapa cara mengatasi susah tidur atau insomnia yang sangat mudah untuk dilakukan asalkan bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh dan juga konsisten. Berikut cara mengatasi insomnia yang efektif dan mudah dilakukan.

  • Hindari Konsumsi Kafein

Kopi mengandung kafein yang tidak baik untuk kualitas tidur anda karena akan membuat anda mengalami susah tidur. Terutama jenis kopi hitam yang pekat, oleh karena itu pastikan anda menghindari konsumsi kopi sebagai untuk mengatasi susah tidur atau insomnia. Minimal pastikan hindari minum kopi sekitar 5 jam sebelum anda akan tidur pada malam hari.

Baca juga: Cara Mengatasi Nyeri Pada Perut Saat Datang Bulan Atau Haid

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami, Aman dan Cepat Sembuh

  • Jangan Makan Sebelum Tidur

Makan merupakan suatu hal yang sepele memang, namun kami sarankan anda tidak makan 45 menit sebelum tidur. Hal ini karena jika makanan yang anda konsumsi masuk ke dalam tubuh, perut akan lebih aktif dalam mencerna makanan tersebut.

Dengan begitu, maka muncullah gejala insomnia atau susah tidur. Jadi pastikan anda menghindari makan minimal 60 menit sebelum tidur di malam hari dan sebagai gantinya anda bisa mengonsumsi air putih sebanyak 4 gelas.

  • Pilih Kasur yang Nyaman dan Sesuai

Cara mengatasi susah tidur atau insomnia salah satunya bisa anda lakukan dengan menjaga kenyamanan dan kesesuaian kasur. Misalnya saja kasur yang baru dibeli biasanya akan kasur akan terlalu bantat, tidak empuk dan masih banyak lagi.  Oleh karena itu, pastikan kasur yang anda gunakan untuk tidur nyaman dan tidak memberikan tekanan berlebih di bagian tubuh tertentu.

Kasur yang nyaman tidak hanya mampu untuk menghilangkan susah tidur saja, akan tetapi kasur yang nyaman juga sangat baik untuk menopang tuang dan mencegah gangguan pada bagian punggung.

  • Mengurangi Intensitas Cahaya Berlebih

Menurut beberapa penelitian yang ada pada jurnal kesehatan di Amerika Serikat, terdapat sekitar 40% penduduk Negara yang mengalami susah tidur atau insomnia karena disebabkan oleh gemerlap lampu. Bahkan penelitian tersebut menyebutkan bahwa ada 10% orang yang tidur dengan lampu yang menyala dan mereka berisiko terkena penyakit tertentu.

Oleh karena itu, mengurangi cahaya lampu menjadi salah satu cara mengatasi insomnia atau susah tidur yang paling efektif. jika perlu, pastikan anda mematikan lampu tidur agar bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih nyenyak.

Selain itu, pastikan anda memperhatikan tirai jendela yang ada di kamar anda. pastikan tirai selalu tertutup agar cahaya yang berasal dari luar tidak membuat tidur anda terganggu.

  • Jaga Kesegaran Udara

Udara yang segar akan sangat menentukan kualitas dari tidur anda. Udara yang kotor dan penuh polusi sangatlah buruk bagi kualitas tidur yang bisa menyebabkan gangguan sistem pernapasan. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk menjaga kesegaran udara.

Misalnya saja kamar yang tertutup rapat silahkan buka sedikit jendela agar oksigen segar yang bisa masuk ke dalam kamar. Anda bisa menggunakan alat pembersih udara agar kamar lebih segar. Dengan begitu anda akan mendapatkan kualitas tidur yang sebenarnya.

  • Jaga Kerapian

Tidak hanya harus menjaga kesegaran udara, cara mengatasi insomnia susah tidur selanjutnya adalah dengan menjaga kerapian tempat tidur. Hal ini dijelaskan oleh beberapa ahli dari Harvard university yang berpendapat bahwa kamar yang berantakan akan membuat pemiliknya lebih berisiko mengalami insomnia sebesar 25% dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.

Itulah informasi mengenai gejala penyakit akibat begadang dan cara mengatasi susah tidur atau insomnia. Semoga bermanfaat, terimakasih.

About alvindayu 13 Articles
Hallo, Saya Dyah Ayu Alvinda. Seorang perempuan lemah dengan tubuh mungil yang tidak terlalu tinggi, peremuan yang juga biasa-biasa saja tetapi selalu ingin menjadi yang terbaik untuk semua orang. Gemar membaca dan menulis.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*